Seperti biasa perjalanan melewati
jalur utama para mudikers. Saya mulai saja perjalanan ini dari
perempatan Bulak Kapal karena saya tinggal di daerah Bekasi.
Perempatan Bulak Kapal terus ke timur , Tambun terlewati, Cikarang
lewat, Lemah Abang lewat, akhirnya dekatlah dengan Karawang Kota.
Mendekati pertigaan masuk jalan Ring Road Karawang
biasanya para mudikers akan diarahkan lurus menuju Karawang Kota yang
nantinya akan 'dibuang' lewat jalur alternatif Cilamaya. Hal ini udah
berlangsung lama, bahkan seperti sebuah kebijakan dari Satlantas
Karawang setiap musim mudik.
Berbekal
oleh-oleh sewaktu berselancar di Milist, Kaskus, Blog-blog, dsb
seputar perawatan mesin sepeda motor, akhirnya sorotan mataku
tertuju kepada sebuah produk Yamalube yaitu Carbon Cleaner. Kubaca
berulang kali terutama pada kolom koment2 para bikers yang udah
pernah makainya. Mungkin dari ratusan komentar yang ada seputar
Yamalube carbon cleaner, hampir 95 % menyatakan kepuasannya. Pikir2
sekali dua kali, hati ini kepincut juga ama ntu produk.
Masih teringat ucapan tetangga sebelah rumah yang pernah hidup bertetangga denganku. Dia seorang teknisi (bahasa kerennya), atau sebenernya bekerja di bagian Engineering salah satu perusahaan sepeda motor terkenal. Yach, waktu itu dia bilang bahwasannya usia normal sepeda motor melaju dengan baik tanpa otak atik adalah hanya berumur 5 tahun. Lho kok ngono...? Lha njur piye karo wong-wong kere sing duite cekak..? Boro-boro tiap 5 taun ganti motor, motor siji ae ora lunas-lunas...! Ya mungkin ini juga keluhan sebagian orang yang termasuk didalamnya diriku. (Lebay amat...).
Setelah berjuang
mendapatkan tiket kereta Kutojaya Ekonomi seminggu sebelumnya,
akhirnya kudapatkan juga. Alhamdulillah... Maklumlah harganya yang
murah adalah alasan sebagian besar orang tuk mendapatkannya. Cukup
dengan Rp 28.000 bisa mengantarkan penumpangnya ke Stasiun Kutoarjo
Jawa tengah. Bandingkan dengan harga Kereta bisnis yang dijual
seharga Rp 170.000 ataupun yang AC Ekonomi yang Seharga Rp 125.000,
cukup mencolok perbedaannya.
Dimulai
rencana semalam dengan mengacak-acak dumay demi memuluskan rencana
kami sekeluarga menikmati liburan akhir tahun. Akhirnya kudapatkan
satu
artikel
dari segerombolan anak-anak Bekasi. Bagaimana perjalanan mereka ke
Ragunan pakai KRL. Dimulai dari stasiun Bekasi dan diakhiri di
stasiun Lenteng Agung untuk selanjutnya menggunakan moda angkutan
umum menuju Kebon Binatang Ragunan.